Showing posts with label Mitos. Show all posts
Showing posts with label Mitos. Show all posts

Friday, June 19, 2020

Mengenal Mitos Masyarakat Tentang Tanda Ciri Buaya.


Selamat Datang dan Terima Kasih Telah Berkunjung


Mengenal Mitos Masyarakat Tentang Tanda Ciri Buaya. 

Sumber gambar : https://harianriau.co/mobile/detailberita/22110/ngeri-tangan-irt-ini-disambar-buaya-saat-mencuci-pakaian-di-dermaga

Pernahkah Anda mendengar tentang cerita mitos mengenai tanda ciri buaya pada dahi seorang anak, khususnya cukup berkembang di Kalimantan. Ciri buaya sering dianggap masyarakat sebagai suatu nasib malang yang akan dialami oleh anak-anak tertentu yang ditandai dengan munculnya garis biru seperti urat nadi pada bagian dahi seorang anak. Tanda garis biru misterius pada dahi anak tersebut biasanya akan muncul akibat kebiasaan anak-anak yang hampir berenang setiap hari di sungai dan kemudian anak tersebut dipercaya mendapat gangguan ghaib dari makhluk halus berupa buaya ghaib. Yang lebih anehnya, tanda garis biru itu hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu yg memiliki mata batin ataupun seseorang yg memiliki kemampuan supranatural seperti tabib setempat. Tanda garis biru tersebut dapat membawa petaka kedepannya kepada si korban bila tanda itu tidak segera dibuang dengan cara menggoreskan pecahan beling kaca tajam ( _pepaci_ ) di permukaan dahi si korban dan hal ini hanya mampu ditangani oleh seorang tabib yang paham akan pengobatan mistis tersebut. Jika pembuangan ciri buaya tersebut tidak segera dilakukan, maka yang dikhawatirkan adalah tanda garis biru tersebut akan cepat melingkar di permukaan dahi sang anak dan saling menyatu bagian ujungnya hingga si anak akan mengalami kesialan seperti mati disambar buaya ataupun ia sendiri yang menceburkan dirinya ke sungai dalam keadaan tidak sadar (dibisiki oleh sosok ghaib)

Cerita memilukan ini pernah saya dengar langsung dari tuturan orang bahari ketika saya masih berusia bocah. 

Dulu, ada seorang anak yang mengalami tanda ciri buaya pada bagian dahinya, saat itu orang tuanya tidak sempat utk membuang tanda ciri buaya pada permukaan dahi si Anak tsb. Alhasil, beberapa hari kemudian si anak tersebut sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam sebuah sumur berair dekat rumahnya. Setelah dikeluarkan dari dalam sumur itu, anehnya organ tubuh si anak tersebut seketika tak utuh lagi seperti disambar oleh seekor buaya. Padahal, mustahil sekali jika terdapat seekor buaya yg hidup di dalam sumur tersebut dan mampu menyambar tubuh si anak dari dasar sumur hingga menjatuhkan tubuh si korban ke dalam sumur ??.


Sumber : www.gambaranimasi.org

Selamat Beraktivitas Kembali Untuk Anda ..



* Berikan respon Anda terhadap topik ini, Klik disini :
http://www.strawpoll.me/17597367/r



                                                               
Hubungi / Chat Admin Blog SCUA {Bang Nirwana} 👇 :


Atau juga :

Thursday, March 5, 2020

Misteri Buaya Kuning

Selamat Datang dan Terima Kasih Telah Berkunjung

Misteri Buaya Kuning


Sumber gambar : http://sui-kakap.blogspot.com/p/mitos.html

Buaya kuning adalah makhluk yang di anggap sakral & keramat. Bahkan pada zaman dulu, masyarakat banyak yang memeliharanya hingga sampai saat ini. Ia kasat mata namun terkadang menampakan diri

Buaya dengan ukuran raksasa ini bisa di temukan di Sungai Kapuas. Nama lainnya adalah Buaya Panjadian.

Pada zaman dulu kala di Kerajaan Bangkule Rajakng, Negri Mempawah Tua, bertahtalah seorang Raja yang bernama Patih Nyabakng yang di beri gelar oleh rakyatnya sebagai Raja Kudong. Raja Kudong memiliki cacat fisik yaitu jari tangan yang tidak sempurna bentuknya. Pada suatu ketika, dalam suasana hati yang di liputi kekesalan & hampir berputus asa, Raja Kudong bersumpah pada dirinya sendiri serta juga pada seluruh rakyatnya bahwa ia akan menikahi siapapun yang bisa menyembuhkannya. Suatu hari, Raja Kudong & rombongan berjalan jauh hingga tiba di Lubuk Sauh untuk menjala ikan. Namun, ketika hendak menarik jala yang sudah di tebar tersebut, jala itu terasa berat. Akhirnya, Raja Kudong pun menyelam ke dasar sungai. Ternyata, penyebab tersangkut jalanya, karna di pegang oleh seorang Putri yang berparas cantik jelita. Singkat cerita, dengan bantuan Putri Banyu Mustari, maka tangan Raja Kudong pun dapat sembuh & jadi utuh kembali. Dan sesuai dengan janjinya, Raja Kudong pun mengawini Putri Banyu Mustari. Dari hasil perkawinan tersebut, mereka di karuniai anak yang di beri nama Kartamina & mereka hidup sejahtera serta bahagia di Istana dasar sungai. Setelah beberapa tahun berlalu, timbul rasa kerinduan Raja Kudong pada keluarga & rakyat di Negri Mempawah Tua. Ketika Raja Kudong & Putri Banyu Mustari akan berpisah, berpesanlah Putri Banyu Mustari bahwa Jika muncul kerinduan Raja Kudong pada Putri Banyu Mustari & Kartamina, maka buanglah 1butir telur ayam kampung yang masih mentah, 1batang paku, 1butir buah keminting / kemiri, 1ulas sirih sileke, 1jumput berteh padi serta beras kuning yang sudah di lumuri minyak bauh ke dalam air Sungai Mempawah. Jika nanti muncul di perhuluan Sungai Mempawah buaya yang berwarna kuning, hendaklah keturunan Raja Kudong tidak mengganggunya. Sebab, sesungguhnya ia adalah Kartamina. Acara pemanggilan itu sendiri kemudian di kenal dengan acara adat Buang - Buang yang sampai sekarang masih dil estarikan & terus di laksanakan oleh sebagian rakyat Mempawah.

Sumber gambar : https://www.borneonews.co.id/berita/31165-legenda-sungai-barito-habis
Walaupun menurut sumber lain, pada zaman dulu di Pontianak hanya ada buaya putih & buaya rawa di daerah mempawah. Raja buaya putih mempunyai seorang Putri cantik jelita yang membuat para buaya rawa tetarik. Pada suatu hari Putri ingin berburu di hutan. Tak terasa sudah hampir 1/2hari Putri tidak mendapatkan buruan, hingga Putri melihat Pemuda yang sedang asik berburu. Pada saat Pemuda mau menembak babi hutan, tembakan Pemuda meleset & mengenai Putri. Tanpa ampun Pemuda lansung di bawa ke Istana untuk bertanggung jawab. Rupanya, diam - diam Putri menyukai Pemuda & minta pada Raja agar Pemuda di ampuni. Ternyata, Pemuda juga menyukai Putri hingga Pemuda & Putri pacaran tanpa sepengetahuan Raja. Di balik hubungan cinta Pemuda & Putri, terjadilah hubungan terlarang hingga Putri hamil. Pemuda langsung memfitnah Putri, bahwa Putri sudah melakukan hubungan terlarang dengan buaya rawa. Mendengar hal itu, Raja sangat marah & mengusir Putri dari Istana. 9 bulan telah berlalu, saatnya Putri melahirkan. Bayi itu pun akhirnya lahir dengan selamat. Tapi sayang, bayi Putri tidak sesempurna bayi manusia. Bayi tersebut dari kepala sampai pinggang berbentuk buaya berwarna kuning, & ke bawahnya berbentuk manusia, tapi berekor. Putri yang merasa malu dengan si bayi, akhirnya membuang bayi itu ke Sungai Kapuas. Hingga saat ini, buaya itu muncul tepatnya pada perayaan Robo - Robo di Pontianak hanya untuk mencari ibunya.




Sumber : 


Sumber : www.gambaranimasi.org

Selamat Beraktivitas Kembali Untuk Anda ..



* Berikan respon Anda terhadap topik ini, Klik disini :
http://www.strawpoll.me/17597367/r



                                                               
Hubungi / Chat Admin Blog SCUA {Bang Nirwana} 👇 :


Atau juga :

Thursday, January 9, 2020

Sembilan Muses dari Mitologi Yunani 

⛦Selamat Datang dan Terima Kasih Telah Berkunjung⛦


Sembilan Muses dari Mitologi Yunani



"Nyanyikan untukku oh Muse" ... Sembilan Muses dari Mitologi Yunani adalah dewa yang memberi para seniman, filsuf dan individu inspirasi yang diperlukan untuk penciptaan.

Hesiod mengungkapkan bahwa mereka disebut Muses atau Mouse dalam bahasa Yunani, sebagaimana kata Yunani "mosis" mengacu pada keinginan dan keinginan. Kata museum juga berasal dari Muses Yunani.

Sembilan Muses adalah: Clio, Euterpe, Thalia, Melpomeni, Terpsichore, Erato, Polymnia, Ourania dan Calliope.

Semua penulis kuno menarik Muses pada awal pekerjaan mereka. Homer meminta Muses baik dalam Iliad dan Odyssey untuk membantunya menceritakan kisah dengan cara yang paling tepat, dan sampai hari ini Muses adalah simbol inspirasi dan kreasi artistik.

Baca Juga : Kisah Cinta Apollo dan Daphne (Cerita Mitologi Yunani)


Dalam melukis, Muses biasanya ditampilkan sebagai wanita halus dengan kecantikan ilahi, memegang kemenangan dan barang-barang lainnya tergantung pada fakultas mereka.

Sumber gambar : http://www.artnet.com/artists/anton-raphael-mengs/apollo-and-the-muses-on-mount-parnassus-nrgNtWfTC4bvCFSI1AbkKw2


Muses Dalam Mitologi Yunani


Sumber gambar : https://de.wikipedia.org/wiki/Datei:Johann_Heinrich_Tischbein_-_The_Nine_Muses_-_Erato_%28Lyric_Poetry%29,_1781.jpg

Menurut Mitos Yunani, Dewa Zeus membingungkan wanita muda Mnemosyne dan tidur dengannya selama sembilan malam berturut-turut. Hasil pertemuan mereka adalah Nine Muses, yang mirip dengan segalanya.

Wednesday, January 8, 2020

Misteri Tentang Kraken: Monster Laut Peneror Kapal dan Penguasa Lautan

🐳Selamat Datang dan Terima Kasih Telah Berkunjung🐳


 Misteri Tentang Kraken: Monster Laut Peneror Kapal dan Penguasa Lautan



Sumber gambar : https://www.hingegallery.com/products/kraken-art-print


Mungkin tiada lagi monster laut yang paling legendaris serta mengerikan seperti Kraken. Menurut cerita, makhluk yang berukuran sangat besar dan memiliki banyak lengan ini tingginya mampu mencapai setinggi tiang utama pada kapal layar. Makhluk ini dapat menyerang sebuah kapal dengan melingkarkan lengannya di lambung kapal hingga kapal tersebut dibuatnya terbalik. Para pelaut akan tenggelam atau dimakan oleh monster tersebut. Yang luar biasa tentang kisah kraken ini adalah, dari semua kisah tentang monster laut yang pernah kita dengar, kita mendapat bukti terbaik bahwa makhluk ini didasarkan pada sesuatu yang nyata.

Baca Juga : Misteri Jejak Atlantis: Kota Peradaban Makmur Yang Hilang


Kisah-kisah tentang makhluk laut besar, berlengan panjang, berkepala besar atau bertanduk yang telah ada sejak dari zaman kuno. Legenda Yunani Scylla, monster dengan enam kepala yang harus dilalui Odysseus selama perjalanannya, adalah contoh dari cerita turun-temurun ini. Pada tahun 1555 Olaus Magnus menulis tentang makhluk laut dengan "Tanduk yang tajam dan panjang di sekelilingnya, seperti Pohon yang ditumbuk oleh Akar: Panjangnya sepuluh atau dua belas hasta, sangat hitam, dan dengan mata besar ..."

Poseidon, Penguasa Lautan Dalam Mitologi Yunani

🌟Selamat Datang dan Terima Kasih Telah Berkunjung🌟


Poseidon, Penguasa Lautan Dalam Mitologi Yunani


Sumber gambar : https://www.pinterest.co.uk/pin/292663675782127466/


Poseidon merupakan dewa laut, gempa bumi, dan kuda. Meskipun ia secara resmi diakui sebagai salah satu dewa tertinggi  di Gunung Olympus, tetapi ia juga menghabiskan sebagian besar waktunya di wilayah perairan. Poseidon merupakan saudara dari Zeus dan Hades. Ketiga dewa tersebut membagi ciptaan. Zeus menjadi penguasa langit, Hades menerima kekuasaan di Dunia Bawah dan Poseidon berkuasa di air, baik perairan yang segar maupun asin.

Meskipun ada berbagai sungai yang dipersonifikasikan sebagai dewa, ini secara teknis berada di bawah kekuasaan Poseidon. Demikian pula, Nereus, Pak Tua Lautan, tidak sesungguhnya dianggap setara dengan Poseidon, yang dikenal mengendarai keretanya melalui ombak dalam dominasi yang tidak dipertanyakan. Poseidon menikahi putri Nereus, Amphitrite laut-peri.

Monday, January 6, 2020

Mengenal Sosok Hercules, Pahlawan Besar dari Mitologi Yunani

🌟Selamat Datang dan Terima Kasih Telah Berkunjung🌟


Mengenal Sosok Hercules, Pahlawan Besar dari Mitologi Yunani

Sumber gambar : https://id.wikipedia.org/wiki/Herakles


Hercules (dikenal dalam bahasa Yunani sebagai Heracles atau Herakles) adalah salah satu pahlawan paling terkenal dalam mitologi Yunani dan Romawi. Hidupnya tidak mudah - dia mengalami banyak cobaan dan menyelesaikan banyak tugas yang menakutkan - tetapi hadiah atas penderitaannya adalah janji bahwa dia akan hidup selamanya di antara para dewa di Gunung Olympus.

Baca Juga : Poseidon, Penguasa Lautan Dalam Mitologi Yunani


Masa muda

Sumber gambar :http://picssr.com/photos/magika2000/interesting/page242?nsid=34326717@N03 

Hercules memiliki silsilah keluarga yang rumit. Menurut legenda, ayahnya adalah Zeus, penguasa semua dewa di Gunung Olympus dan semua manusia di bumi, dan ibunya adalah Alcmene, cucu dari pahlawan Perseus. (Perseus, yang juga dikatakan sebagai salah satu putra Zeus, terkenal memenggal Gorgon Medusa yang berambut ular.)


Sunday, January 5, 2020

Mitos Mengenai Perseus dan Medusa (Cerita Mitologi dari Yunani)

🌲🌝Selamat Datang dan Terima Kasih Telah Berkunjung🌚🌲

Mitos Mengenai Perseus dan Medusa (Cerita Mitologi dari Yunani)


Sumber gambar : https://www.artisoo.com/id/perseus-dengan-kepala-medusa-p-110057.html


Perseus, dalam mitologi Yunani, pembunuh Medusa Gorgon dan penyelamat Andromeda dari monster laut. Perseus adalah putra Zeus dan Danaë, anak perempuan dari Acrisius dari Argos. Sebagai seorang bayi ia dilemparkan ke laut dalam peti bersama ibunya oleh Acrisius, kepada siapa telah dinubuatkan bahwa ia akan dibunuh oleh cucunya. Setelah Perseus tumbuh di pulau Seriphus, tempat peti mati, Raja Polydectes dari Seriphus, yang menginginkan Danaë, menipu Perseus agar berjanji untuk mendapatkan kepala Medusa, satu-satunya makhluk hidup di antara para Gorgon.

Sumber gambar :http://jorgeolguin.org/enigmas/mitologia_hermes.htm 

Postingan Terbaru

Mahasiswa KKN-T UPR Sosialisasikan dan Bagikan Perlengkapan Protokol Kesehatan kepada Masyarakat Desa Masaran

Palangka Raya - Universitas Palangka Raya (UPR) tahun ini kembali mengadakan kegiatan KKN-T Reguler Periode II di sejumlah daerah yang ada ...

Postingan Populer